Home

Tabulampot Anggur

Menanam anggur dalam pot sepertinya wajib Anda lakukan jika Anda penggemar sejati tanaman buah dalam pot - tabulampot. Tampilan dompolan anggur dalam pot bukan saja akan menampilkan eksotisme buah para dewa ini, tetapi juga memberikan kelezatan anti oksidan dari halaman rumah Anda. 

Tanaman anggur sangat mudah dibuahkan di dalam pot, varietas anggur Delware misalnya, varietas ini dapat dengan mudah menghasilkan sampai 15 tandan anggur segar pada usia tanam 2.5 tahun.

Tulisan berikut ini, mungkin dapat dijadikan referensi jika anda tertarik membudidayakan tanaman anggur dalam pot.

Memilih Pot

Pot untuk tabulampot anggur dapat terbuat dari potongan drum bekas yang biasanya tersedia di pasaran dengan diameter 40 -50 Cm dengan ketinggian 40 - 60 Cm, namun pot plastik berberdiameter 60 Cm dengan tinggi lebih dari 75 Cm dapat dipilih jika berat tabulampot nantinya tidaklah menjadi masalah buat kita.

Media Tanam

Tanaman anggur menyukai media tanam tanah berpasir yang banyak mengandung hara organik ber pH 7 (netral) agar perakaran tanaman dapat mudah berkembang. Media tanam anggur juga harus mampu mengikat air sekaligus melepaskan air agar media tanam tidak terlalu basah dan terlalu kering. Media tanam seperti ini dapat dibuat dengan mencampurkan pasir + Pupuk kandang + tanah dengan perbandingan 2:1:1. Kapur dolomit dapat diberikan sebanyak 1 genggam jika diperlukan untuk mendapatkan pH 7 sekaligus memberikan unsur Mg yang diperlukan untuk pembentukkan zat hijau daun. Jika Anda tidak terlalu mempermasalahkan isu go organik, 10 gram pupuk NPK 15-15-15 atau 16-16-16 dan 1 gram Furadan dapat ikut dicampurkan ke dalam media tanam.

Sebelum memasukkan media tanam ke dalam pot, beri lapisan sekam setebal 5 cm dan kerikil dengan ketebalan yang sama sebagai lapisan dasar pot. Masukkan media tanam hingga ketinggian 40 - 50 Cm dari dasar pot

Bibit

Bibit anggur dapat dibeli di penangkaran benih. Biasanya berupa stek dalam polybag. Ciri bibit anggur yang baik berasal dari varietas unggul, minimum sudah berumur 6 bulan, tumbuh sehat dan normal, dan sekurang-kurang nya mempunyai dua helai daun dewasa.

Tiang Rambatan

Bibit anggur memerlukan tiang rambatan untuk menyangga batangnya. Rambatan dapat besi, bambu, kayu atau plastik yang di rancang agar tajuk tanaman terlihat rapi dan indah nantinya.

Panjang tiang rambatan dapat dibuat hingga mencapai ketinggian 1,5-2 meter atau disesuaikan dengan kondisi pot dan lokasi perletakkan tabulampot

Penanaman

  • Isikan campuran media tanam sampai setengah bagian pot.
  • Keluarkan bibit dari polibag bersama madianya, lalu letakkan di tengah-tengah pot. Timbun dengan sisa media tanam hingga perakaran menancap kuat.
  • Tancapkan batang rambatan.
  • Siram tabulampot hingga media tanam cukup basah, lalu letakkan di tempat teduh.
  • Setelah 2-4 minggu, tanaman muda akan bertunas dan berakar kuat. Pada saat itu, tanaman bisa dipindahkan ke tempat yang mendapat sinar matahari.

Penyiraman dan Pemupukan

Pada fase awal pertumbuhan, tanaman membutuhkan air dalam jumlah cukup banyak. Karenanya, tanaman hendaknya disiram rutin 2 kali sehari. Setelah tanaman berumur lebih dari 2 bulan, frekuensi penyiraman sebaiknya dikurangi menjadi 2 kali sehari. Tabulampot memiliki media tanam yang terbatas, sehingga unsur hara yang tersedia juga terbatas, kebutuhan unsur hara dapat dipenuhi dengan pemupukan.

Pemupukan susulan dapat diberikan setelah tanaman berusia 3-6 bulan. Pemberian pupuk NPK 15-15-15 dapat diberikan setiap 2 minggu sekali. Karena tanaman anggur menyukai media tanam dengan kandungan organik yang tinggi, pemberian pupuk hayati seperti EM4 dapat diberikan bergantian dengan pupuk NPK. Saat ini pupuk NPK organik seperti Turrima dapat diperoleh di pasaran jika anda sangat menaruh perhatian pada isu organik, penggunaan pupuk NPK organik adalah pilihan yang tepat juga untuk alasan ketersediaan unsur organik pada media tanam.  

Pemangkasan

Pemangkasan sangat penting pada tanaman anggur. Tujuan pemangkasan ini untuk memperoleh bentuk dasar tanaman yang kokoh dan selaras dengan alam, serta memiliki tunas yang banyak dan seimbang. Ada dua jenis pemangkasan, yaitu pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi.

Pemangkasan bentuk mulai dilakukan ketika tanaman berumur 7-10 bulan. Pemangkasan pertama dilakukan pada batang tanaman pada ketinggian kira-kira 50-60 cm dari permukaan media tanam. 
Hasil dari pemangkasan ini adalah tumbuhnya tunas-tunas cabang baru yang akan menjadi cabang primer, lakukan pemangkasan tunas cabang baru ini dengan menyisakan 2-4 cabang yang sehat agar menghasilkan bentuk dasar tanaman yang kuat.

Setelah tanaman berumur lebih dari setahun, pemangkasan untuk pembuahan atau pemangkasan produksi dapat dilakukan.  Pemangkasan untuk pembuahan dilakukian dengan cara perompesan atau pengundulan daun tanaman.  Dua minggu setelah pemangkasan, biasanya akan bermunculan tunas-tunas baru yang bersulur. Dari tunas baru inilah Bunga dan buah akan muncul.

Repotting

Pada kondisi pertumbuhan yang normal, repotting tabulampot anggur dilakukan pertama kali pada 3-4 tahun setelah tanam. Selanjutnya, repotting diulang setiap setahun sekali. Untuk mengeluarkan anggur dari pot, siram media tanam hingga cukup basah, lalu tarik batang nya secara perlahan. Jika ada akar yang terlalu panjang, pangkas sebagian. Gantilah media tanam dan tanam kembali anggur di dalam pot dengan media tanam yang baru ini.

Sumber:

 

Additional information