Home

Mangga Apel Madu

 Rupanya bulan Januari 2012 ini adalah bulan yang membawa banyak kegembiraan untuk LembahPinus.Com.  Setelah Jakarta mengalami musim kemarau yang cukup panjang tampak koleksi tabulampot di atas dak beton mulai menunjukkan fase generatifnya. Diantara tabulampot klengkeng ping pong, puang ray, buni, jambu air semarang, sawo, delima hitam, rambutan binjai dan lainnya yang memasuki fase generatif setelah mengalami stres air akibat kemarau panjang, terlihat juga tabulampot mangga apel yang memunculkan buahnya.  Namun berbeda dengan jenis mangga apel lainnya yang kulitnya cenderung berwarna hijau walapun sudah masak, mangga koleksi kesayangan LembahPinus.Com ini memunculkan semburat warna kuning pada ujung kulit buah berlapis lapisan lilin tipis ini.

Bingung menentukan jenis varietas sesunguhnya dari mangga apel ini, maka  LembahPinus.Com memutuskan untuk menamakan varetas mangga apel ini sebagai Mangga Apel Madu. Penamaan mangga apel madu sendiri berasal dari rasa manis legit daging buah berwarna kuning yang dimilikinya. Mangga Apel Madu adalah mangga dengan rasa sempurna jika dikonsumsi dalam keadaan matang. Mengkonsumsi mangga apel madu dalam kondisi mentah atau setengah matang sama saja dengan kita tengah merangsang bagian saraf tepi lidah dengan rasa asam, namun jika buah sudah matang 100% maka rasa asam  buah mangga apel madu ini akan berubah menjadi manis legit yang rasanya dapat disejajarkan dengan rasa manis dari  mangga harumanis super ....  bahkan mungkin di atasnya =P.

Dalam koleksi tanaman mangga yang dimiliki oleh LembahPinus.Com, mangga apel madu yang tumbuh subur di atas dak beton ini adalah koleksi satu-satunya yang LembahPinus.Com miliki.

Buah mangga apel madu adalah tanaman yang sangat cocok untuk dijadikan tabulampot. Dengan sifat yang genjah, tampak koleksi mangga dengan ketinggian hanya sekitar80 Cm di atas permukaan tanah pot ini maka terlihat tabulampot mangga ini telah berhasil sukses mencuri perhatian para tetangga yang melewati jalanan di depan rumah dengan banyaknya buah yang bergelantungan.

Pohon mangga apel madu tidak memerlukan perawatan khusus untuk berbuah, pemupukan NPK dan pupuk kandang yang dilakukan setiap 6 bulan sekali pada tabulampot mangga ini sudah mencukupi kebutuhan nutrisi yang diperlukan tanaman untuk memasukki fase generatifnya namun pemupukan rutin dengan pupuk kandang akan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas buah. Pupuk kandang banyak mengandung unsur mikro yang diperlukan tanaman untuk menyempurnakan proses fotosintesa pada daun tumbuh subur setelah menerima pasokan nutrisi dari sisem perakaran yang sehat. Unsur mikro juga berperan dalam merubah zat pati menjadi gula sukrosa yang akan disimpan di dalam daging buah . Hal unik lainnya dari tanaman mangga apel madu ini adalah, varietas tanaman ini sepertinya tidak mengenal istilah istirahat atau dorman masa vegetatif, bahkan ketika buah yang bergantungan mulai beranjak matang, tampak bunga kembali bermunculan pada pucuk tanaman yang belum menghasilkan buah.

Bagi LembahPinus.Com, mangga apel madu ternyata adalah subyek yang menarik untuk diteliti. Dari segi rasa, mangga apel madu dapat dikelompokkan kedalam jenis mangga unggulan, tetapi dari segi warna, tampaknya sentuhan akhir perlu dilakukan pada tanaman mangga ini. Pada saat tulisan ini dibuat, LembahPinus.Com tengah menyiapkan serangkaian percobaan untuk mengubah warna kulit buah yang tadinya berwarna hijau bersemu kuning agar berubah menjadi berwarna kuning sempurna. Untuk keperluan ini, LembahPinus.Com sudah menyiapkan 100ml hormon ethylene yang di pasaran dijual dengan merek dagang Ethrel untuk diaplikasikan. Jika penelitian ini berhasil maka  LembahPinus.Com akan memiliki varietas mangga yang dapat diperbanyak untuk dijagokan sebagai produk buah ekspor unggulan menyaingi mangga carabao dari Filipina. Mudah-mudahan ... tolong didoakan yaaaaa =D  

Additional information